Membaca itu ibarat sebuah kewajiban, dari usia dini kita diajari mengenal huruf-huruf yang kemudian dirangkai menjadi sebuah kata dan kalimat, selanjutnya bertambah umur kita dikenalkan ke sebuah paragraf, hingga sebuah buku. Aku masih ingat saat itu, saat berumur 4 tahun, aku sudah mulai bisa membaca, dan sewaktu TK sebenarnya aku tidak mengalami kesulitan sama sekali. Tapi apa pentingnya kita harus membaca? Kira-kira apakah membaca sudah kita jadikan sebuah rutinitas?
New month, New Hope, Action
Almost finish. Yeah tugas aku di Sangatta akan segera berakhir, hidupku itu hanyalah warna perjumpaan dan perpisahan saja, oh tidak dong, selalu ada kesan. Namun jika kita menjalani hidup dengan ikhlas, kesan itu akan menjadi sesuatu yang baik untuk kita. Seperti pepatah China lama yang saya baca dari buku sejarah yang sedang aku pelajari. Jika menanam rumput maka jangan harap tumbuh padi, dan jika menanam padi, rumput akan tumbuh dengan sendirinya. Continue reading
Tak Lebih Sekedar “Mungkin”
Menulis post ini, sebenarnya hanya ingin meluruskan perasaanku aja. Wajar semasa umur segini yang namanya suka menyukai, kagum menggagumi, itu masih wajar. Tetapi aku hanya tak ingin menjadi perempuan yang berlebihan ketika kagum dengan seseorang. Aku juga orangnya selektif dalam memilih orang yang ingin aku kagumi, tapi entahlah, aku susah untuk bisa menghindar dari pesona yang satu ini. Continue reading
(Siapa) Lelaki Untuk Perempuan Perkasa
Tulisan ini terjadi setelah pembicaraan heart to heart dua orang perempuan yang tergolong mandiri dan memiliki kesan cukup perkasa. Dalam hal sebatas kewajaran loh perkasanya dan tidak berlebihan. Jadi begini….. Continue reading
Cita-cita Say Dian Chih, seorang dari suku Hui-Hui yang tertindas
Membaca cerita memang menyenangkan, apalagi dari situ tersimpan pesan moral, dan kisah yang saya baca ini, membuat saya semangat juga mengejar cita-cita saya kembali. Tiba-tiba kepikiran kalau nanti kuliah, dan saya mau mengambil topik perkembangan dakwah Islam di daratan Tiongkok untuk skripsi, karena sejarahnya menarik bagi saya. Hihihi kuliah aja belum sudah mikirin tugas akhirnya, ah ngga apa bagian dari cita-cita kok. Dan dari cerita ini jadi membuat saya semakin ingin pergi ke Xin Jiang juga, ingin melihat secara langsung saksi dari sisa-sisa sejarah perkembangan Islam di China. Continue reading
What my mom wants and ……
Seribu rencana, ya manusia selalu punya seribu rencana dalam hidupnya, aku pun sebagai manusia juga punya rencana untuk diriku. Di tahun depan aku rencanakan untuk berhenti bekerja, dan kembali kuliah, dan tentu saja rencana krusial juga terus aku kejar, yaitu ke Baitullah. Aku merasa terpanggil untuk ke sana sejak beberapa bulan lalu, memang harus kerja keras, tapi satu hal yang membuatku percaya, yaitu YAKIN. Aku yakin bisa memenuhi panggilan Allah untuk menjadi tamuNya. Continue reading
Hukum Islam ditolak oleh umat Islam sendiri
Mendengar judul ini memang cukup ironis, ya sebuah renungan dari seorang Ustadz Ahmad Sarwat memang cukup dipertimbangkan kawan, karena memang inilah yang sebenarnya terjadi, sebagai orang yang memeluk Islam, tak jarang kita mengetahui tentang hukum Islam itu sendiri, bahkan tanpa sadar menolak mentah-mentah hukum yang sudah tertera dalam Al Quran. Ironis memang. Continue reading
Pembicaraan singkat dengan kawan lama tentang pemikiran
Suatu malam gara-gara memposting sesuatu di jejaring sosial yang bernama facebook, ada kawan saya, tepatnya partner in crime waktu jaman smp. Dulu sewaktu kelas 3 semester awal, kami duduk bertiga. Seru memang dan sering dapat teguran dari guru karena terlalu heboh, dan saya perempuan sendiri saat itu. Continue reading
Berbagi Cerita Cinta
Hidup ini menarik! lucu, menggemaskan, bahkan ironi dalam kurun waktu bersamaan, ini sebuah pengalaman yang unik bagiku. Semalam selepas bekerja, aku membaringkan tubuhku, dan sebelum melakukan ritual membaca buku sebelum tidur, aku terdiam di atas kasur.
Terasing Dalam Sendiri
Sendiri, berdiri dalam keramaian.
Kepadaku, mereka mengajukan pertanyaan.
Begitu banyak orang yang mengharap jawaban
Menemukan jalan dan masalah terselesaikan.
Tetapi aku sendiri masih merasa belum bisa menyelamatkan,
Diri ku yang terasing.
Melihat mereka senang memang membuatku riang
Tetapi tidak bisa menyembunyikan keterasingan
Hanya Tuhan tempatku berkawan
Meminta keajaiban dari Sang Pemilik kehidupan.
