My clover blossom in February

Yes!! Yes!! Yes!! Yesterday was a wonderfull day for me!!

Judul yang pas banget buat ngegambarin suasana hatiku saat ini, karena ibarat perang udah dapat kemerdekaan gitu. Akhirnya langkah karirku sebagai orang yang harus mengerti kebutuhan hidup orang banyak di mulai. Dan ibarat sebuah kemerdekaan, ini adalah saatnya untuk mempertahankan diri.

Sekarang berkat perjuangan belajar SKS (sistem kebut semalam) sambil ngantuk dan ngga konsen, aku kemarin berhasil mengerjakan 80 soal ujian dengan format pilihan ganda secara online, dan sambil ngantuk, akhirnya aku LULUS juga dengan hasil yang mungkin pas-pasan kali ya. *soalnya aku ngga tau LULUS berapa persen*

Setelah belajar dengan ngebut dan beberapa bab loncat, akhirnya jam 1 siang dihadapkan depan layar komputer, padahal dari rumah bawa kopi, tetap aja deh yang namanya ngantuk ngga terhindarkan, 80 soal yang bisa saja kata per kata menjebak untuk dijawab akhirnya bisa aku kerjakan, dan menunggu hasil dari ujian ini. Alhamdulillah, saya dinyatakan LULUS dan dapat FULL LICENSE. Alhamdulillah ya Allah. 🙂

Dan setelah ujian kelar, sebenarnya sekaranglah tugas saya harus dimulai, yaitu memberikan pola pikir kepada masyarakat akan pentingnya proteksi diri dan perlindungan untuk keluarganya, terutama di bidang keuangan. Saya berniat sekali untuk menyelamatkan keluarga-keluarga yang ada di Indonesia. Karena yang namanya musibah kita ngga tahu kapan datangnya, dan kita ngga bisa prediksi untuk hal yang sudah diatur oleh sang Kuasa.

Semoga saja saya bisa jadi dari salah satu orang yang bisa membantu orang banyak, itu cita-cita baru saya. 🙂

Sebuah doa yang membangkitkan semangatku untuk berjuang pagi ini :

Mutiara Kalam Hikmah;  Sayyidina Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah.

Ketika aku memohon kepada Allah kekuatan. Allah memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat. Ketika aku memohon kepada Allah kebijaksanaan, Allah memberiku masalah untuk dipecahkan. Ketika aku memohon kepada Allah kesejahteraan, Allah memberiku akal untuk berfikir. Ketika aku memohon kepada Allah keberanian, Allah memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi. Ketika aku memohon kepada Allah sebuah cinta, Allah memberikanku orang-orang yang bermasalah untuk ku tolong. Ketika aku memohon kepada Allah bantuan, Allah memberiku kesempatan. Aku tak selalu menerima semua yang kuminta, tapi aku selalu menerima segala yang aku butuhkan. Doaku terjawab sudah.

Semoga hal tersebut bisa menjadikan sebuah motivasi untuk selalu berjuang membantu orang banyak, dan semoga aja kita semua menerima keberkahan dari Allah.

Love and Care,

cioccolato

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s