Cowo Tajir itu…?

Siang itu, disebuah kelas ada beberapa siswi mengenakan seragam putih abu-abu lagi ngerumpi karena tidak ada guru, dan beberapa siswi itu sedang membentuk lingkaran dan menanyai seorang gadis yang lagi menceritakan tentang gebetannya. Gadis itu menyukai kakak kelasnya, yang beda jurusan, dan ternyata satu tempat les dengan cowok yang dia taksir, seorang kawan gadis itu bertanya.”Gimana kalau nanti abis kelar belajar kita ke kelasnya?” dan si gadis penyuka cowok itu menjawab, “Wah, ngga usah deh,” tetapi temannya itu masih saja penasaran dan terus bertanya kepada si gadis itu, “ih, yang mana sih orangnya? kamu bikin penasaran aja deh.” Lalu ternyata teman dari gadis itu akhirnya menyelidiki cowok itu.Keesokan harinya, saat istirahat, si teman mendatangi gadis itu lagi, “Oh, aku tau siapa dia. Aku tahu kok yang mana,” lalu gadis itu berkata, “Bagus lah kalau kamu sudah tau.” Lalu teman si gadis itu malah nyeletuk begini, “Aku tahu, kamu suka dia pasti dari kendaraannya, boleh juga tuh bawaannya.” Dan si gadis pun tersinggung karena perkataan temannya itu. “Kok, gitu, aku ngga liat dia dari bawaannya apaan, tapi emang baik kok, dia.” “Emang sih, keliatannya tuh cowok sederhana, eh ternyata, udah deh ngaku aja,” tambahnya.

Oke dari ilustrasi cerita (nyata) di atas, memang hal yang sangat common, dan sering aja terjadi, ngga dipungkiri memang sebagian perempuan melihat cowok dari isi kantungnya. Dan dari cerita diatas, si gadis itu (yang jadi narasumber) memang benar menyukai karena pribadi si kakak kelas, malah, walau satu tempat les, dia tidak pernah tahu urusan personal “siapa dia” orang yang dia sukai. Lalu terinspirasi dari cerita diatas, jadi pengen ngebahas, apa sih yang kita cari dari cowok yang bermaterial?? Nah dari keisengan namun serius aku memposting sebuah pertanyaan di twitter, yah lumayan ada juga yang menjawab, dan jawaban mereka cukup mewakili.

Melihat respon dari teman-teman di twitter, ternyata memang masih banyak orang yang berpikir memanfaatkan kebaikan dari ketajiran pasangan. Saya setuju kalau begitu, yang disayangkan jika, kita tidak bisa menahan diri, dan malah tergoda dengan kekayaan yang dimiliki oleh pasangan. Contohnya aja, kalau seseorang itu kaya dan baik, namun pasangannya malah memanfaatkan ke hal yang buruk. Nah kasihan kan, apalagi sampai dimanfaatkan, haduuuuh… ngga tega saya.

Bagi saya ketajiran itu memang bonus, tergantung orientasi orang-orang itu mendefinisikan si cowok tajir itu bagaimana. Yang keren kalau punya pemikiran, dari ketajiran si cowok itu bisa mengantarkan ke akhirat seperti jawaban dari tweet di atas, sekali lagi ingat dunia ini cuman sementara kok girls, ngga ada yang abadi, kalau Tuhan mau dengan mudah Tuhan mengubah keadaan. Pastinya siapapun pasangan kita, dan bagaimana keadaannya, harusnya kita bersyukur.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s