Gimana rasanya jadi si Cadangan

Ini saya ambil dari sebuah notes yang sempat dipost pada tahun 2010 lalu.

“Wah ngebaca tweet dari Barry Likumahuwa bikin aku melek banget,ceritanya nendang banget, lagu yang bakalan rilis di tahun ini,dan potongan ceritanya mungkin pernah kejadian ama kita-kita nih.. ini dia ceritanya…”

“Ada yang pernah ngerasin sakitnya jadi orang ketiga? Jadi orang yang cuma bisa nunggu? Mengharapkan kebahagian di balik semua janji-janji dan kata-kata manis. Menunggu giliran kita untuk menggenggam tangannya, menahan sakit hati disaat orang lain yang bersama dia, berusaha menjadi orang yang paling pengertian. Berusaha menahan hancurnya hati, saat dia curhat tentang pasangannya, cuma berani berkata dalam hati, “ku lebih baik darinya”. Tapi yang paling menyakitkan adalah ketika kita menyadari, he/she never loved you as much as you loved them, semua janji-janji itu semua belaka. Menyakitkan ketika harus menerima apa yang tertulis untuk kita, “kau memang tercipta untukku” belajar memahamisepenggal cinta yang terlewat. Terutama ketika kita sudah memberikan semuayang terbaik, hanya untuk dia, yang tidak pernah menginginkan kita, memperlakukan kita sebagai yang kedua.” 

Yah mungkin yang emang pernah ngalami hal serupa hal yang bisa kita lakuin cuman Just let it go, you are more worthy to be treated that way. Try to accept the fact that she/he is just not that into you. Move on. Save your love for the right person.

thanks for tweet from Barry Likumahuwa couple years ago

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s