Berbagi Cerita Cinta

Hidup ini menarik! lucu, menggemaskan, bahkan ironi dalam kurun waktu bersamaan, ini sebuah pengalaman yang unik bagiku. Semalam selepas bekerja, aku membaringkan tubuhku, dan sebelum melakukan ritual membaca buku sebelum tidur, aku terdiam di atas kasur.

Aku merebahkan diri, bayanganku melayang kemana dia pergi, oh ternyata menghampiri memori cinta, mencoba mengingat-ingat cerita yang cinta (orang lain) yang pernah dibagikan ke diriku. Lucu! Aku pernah menjadi wedding consultant mendadak, menengahi orang yang berantem dan akhirnya balikan, dan lainnya. Masih banyak lagi, dan saat aku menghadapi masalah-masalah mereka sebenarnya aku dalam kondisi gagal, ya, gagal menjalin hubungan, anehnya beberapa saran yang aku berikan malah manjur, mungkin aku lebih bahagia melihat orang bahagia kali ya??

Beberapa waktu lalu, aku membaca kembali postingan dalam blog ini, aku tertawa ketika aku pernah menghadapi 2 orang sekaligus yang waktu itu ingin menikah, ceritanya sih konsultasi agama ke aku, tapi sebenarnya mereka mau menikah, satu perempuan dan satunya laki-laki, masalah mereka adalah perbedaan, mereka sama-sama memperjuangkan agar menjadi pasangan halal dan menghapus perbedaan, alhamdulillah sudah tidak ada perbedaan lagi diantara mereka, apa kabar ya mereka? Semoga menjadi keluarga yang sakinah sekarang. Aamin, selanjutnya, beberapa waktu ini, banyak juga yang curhat kepadaku, beda kasus sih.

Masalah letting go, yeah this is little hard part, apalagi buat yang bertahun-tahun menjalin hubungan, tapi ya pasti ada jalan, dan semuanya ngga bisa dipaksa kalau memang sudah tidak ada rasa, karena takutnya nanti jadi jomblang, bahasa jawanya gitu, ada juga yang baru memulai, tetapi tidak bisa bersatu, walaupun dalam hati sedikit ada niat untuk bersama. Saya cuman bisa mendoakan, semoga kelak kalian berjodoh ya… Ada juga yang baru jatuh cinta, ini adalah cerita cinta yang paling bikin mendebarkan, dan aku suka sekali meledek orang-orang yang baru jatuh cinta, ihik! Seru sih. Hehehe tapi jangan terlalu seru, bisa bahaya juga. Yang satu, suka sudah dari kecil, awalnya suka ledek-ledekan, pas sudah gede malah suka, tapi sayang si cewe sudah punya pacar, eh setelah mendengar saran dariku, si penggebet ini langsung melancarkan misinya, sukses membuat cewe ini kebingungan, karena si cowo berhasil membuatnya galau, hasiiik!! Dilema ceritanya mesti memilih siapa, alhasil si cewe putus dong sama pacarnya, dan ternyata dia sadar, sebenarnya dia juga suka sama si cowo, tapi karena ngga sabar mungkin dia milih orang lain, setelah tau, baru deh sadar, tapi kisah mereka terbentur oleh restu dari ortu si cowo, karena si cowo malah dijodohin ama cewe lain, saat ini sih statusnya si cowo lagi memperjuangkan restu buat si cewe pujaan hatinya, dan kelak dia lulus S2 langsung dilamar, begitu janjinya.

Lalu…cerita tentang dunia yang sempit, seorang kawan tiba-tiba muncul, dan dia langsung bercerita panjang lebar tentang gebetan barunya, yang notabenenya adalah idola dirinya dalam satu bidang seni, ngga bisa dijabarkan deh, hehehe, lalu suatu saat mereka bertemu, dan tambah gemeslah si mbakyu sama masnya ini, dia tidak menyebutkan namanya kepadaku, dan dia tetap bercerita kegembiraannya karena bisa meluangkan waktu berbagi ilmu berdua tanpa hambatan, lalu dari cerita yang ia ceritakan kepadaku, DANG!! aku menyebutkan nama seseorang dan! Ta Da, tebakanku benar, ternyata oh ternyata, hehehe walau aku belum pernah bertemu dengan mbakyu, tetapi aku tau bagaimana perasaan perempuan sedang dilanda demam cinta, hihihihi seru deh bisa menebak dengan benar. Padahal iseng.

Nah, masih banyak cerita cinta lainnya, dari hubungan jarak pendek hingga jarak jauh. Semua bisa menginspirasi buat nulis cerita, tapi belum sempat sih, hadeeeh ngga boleh malas!! Lalu point yang lucu adalah, orang-orang ini pada tau ngga yah? Padahal aku sendiri itu sering gagal menjalin hubungan, tetapi kenapa mereka merasa nyaman bercerita denganku?? Hihihihi aku tak tahu, kenapa juga saran-saranku ngepas sekali ke mereka ya?? Seru sih memang mendengarkan cerita cinta, ternyata memang dibelahan bumi manapun, masalah yang biasa ditemui dalam urusan bercinta untuk rentang usia 18-25 adalah egoisme, rasa memiliki yang tinggi, cembokur, masalah perhatian, komunikasi, kepercayaan. Tapi kalau sudah 25 keatas, pasti ceritanya pake mikir, ya lebih memikirkan bagaimana cara memahami pasangan dan cara mempertahankan sebuah hubungan, lebih ke masa depan deh. Beda sama anak umur abege, ah ini sih nyebelin galau mulu isinya, kalau saya sih jujur, dulu masa-masa abege malah kalau ada yang naksir saya jauhi, dan emang dari dulu ampe sekarang yang paling betah menjomblo ya saya. Hahaha… Tapi ngga apa, saya menikmati saya cerita-cerita mereka, membantu mengembalikan senyum, dan berusaha jujur setiap membantu masalah mereka. Kasihan juga kan kalau misalnya kita ngga jujur, kasihan sama hubungan mereka. Ya walaupun saya sendiri sering gagal, saya ngga boleh envy sama hubungan mereka. Toh mungkin saat ini belum good timing to find the right one. Lebih baik sekarang saya mengejar cinta abadi, yaitu cinta dari Allah. 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s