Mlaku-mlaku : Nyomot Tips dari Jilbab Traveler

Hey ho… ngga berasa udah bulan Desember, dan saya juga mau menyimpulkan kalau di tahun ini, tepatnya dari awal tahun, saya mulai mengenakan kerudung, namun setelah berkerudung kesempatan buat traveling atau backpacker malah saya sering lakukan. Memang saya suka jalan-jalan, nah buat teman-teman yang suka melakukan single trip alias berpergian sendiri, rame-rame, bersama keluarga, atau teman-teman, berikut ada beberapa tips yang saya sadur dari buku Jilbab Traveler karya bunda Asmanadia dan mix sedikit dari pengalaman pribadi.Jalan-jalan ke luar negeri itu emang impian tiap orang, dan memang kalau sudah sekali keluar pastinya ada efek nagih. Nah ini ada beberapa panduan yang saya ambil dari buku semoga aja bermanfaat, especially for hijab traveler. Here we go….

Sebelum berangkat hal yang harus kita siapkan tentu saja adalah budget guys, kira-kira ini formulanya untuk menghitung atau mempersiapkan budget :

15% Makan
25% Transportasi
25% Akomodasi
20% Uang Saku
15% Wisata

Nah kenapa harus dibagi-bagi seperti itu, karena kita harus fokus dengan pengeluaran yang nantinya menjadi prioritas untuk perjalanan kita. Dan yang terpenting adalah Transportasi dan Akomodasi, untuk yang bisa survive atau terbiasa rock-n-roll masalah akomodasi tidak terlalu jadi persoalan, tapi untuk yang biasa rock-n-roll maksudnya masalah tempat penginapan yang berfasilitas wah. Untuk jalan-jalan apalagi di luar negeri, jangan pelit sama urusan perut juga, karena kalau kita terlalu mikirin untuk kurs ke rupiah, itu sama aja membiarkan diri kita kelaparan. Hehehe…

Next, masuk ke masalah pengurusan dokumen nih sob, pastikan paspor berlaku minimal 6 bulan kedepan, beri waktu buat mengurus paspor dan visa saat sebelum liburan, minimal 3 bulan deh, usahakan mengurus visa sendiri, hati-hati sama calo. Untuk biaya visa sendiri relatif, dari 150 ribu sampe 1 juta. Lalu untuk urusan tiket, nih yang harus rajin-rajin nyari informasi. Kerahkan semua bala bantuan, cari penerbangan yang murah atau yang rajin ngasih diskon, subscribe aja, biasanya sih untuk penerbangan international kalau kita suka cari-cari info jauh hari, meraka rajin ngirimin kita email buat nawarin diskon. *tapi sayang saya batal berangkat* Penting juga nih untuk tau high peak/season biasanya sih bulan Juli-Agustus dan Desember. Jangan lupa juga mencantumkan makanan halal saat memesan tiket. Penting banget nih. Untuk fiskal, sekarang kan udah gratisan, eits… tapi buat yang punya NPWP. Hehehe.. cari tau juga tentang biaya fiskal buat yang ngga punya NPWP.

Lanjut masuk ke bahasan selanjutnya. PACKING time!!! Kenapa di bold, khusus perempuan apalagi berkerudung. Ini nih yang sedikit agak ribet, contohnya saya, awal-awal traveling bawaan saya segaban padahal pergi cuman buat seminggu doang. Nah putar otaklah saya biar bisa meminimaliskan bawaan. Untung aja baca buku ini, oke kata buku yang saya baca ada tips buat packing-packing. Yang jelas, bawa baju yang mudah dicuci dan ngga gampang kusut. Rumusan bawaan, 1 bawahan itu bisa dipake untuk 2-3 atasan. 1 kerudung itu harus bisa dipake 2-3 setel pakaian. Yang terpenting peniti, jarum pentul, ciput/dalaman kerudung, kaus kaki, dan perlengkapan sholat juga jangan ketinggalan. Jangan bawa baju banyak-banyak, persiapan baju buat 2-3 hari itu bisa di pake selama seminggu sampai 2 minggu bahkan sebulan perjalanan, tapi yang suka beraktivitas outdoor dan berkeringat pintar-pintar menyiasatinya supaya baju ngga bau. Hehehe.. misalnya aja jemur, angin-anginkan, jangan ditumpuk-tumpuk kalau malas nyuci jadi bisa dipake lagi. 😛

Kenakan sepatu atau sendal yang enak dipake, no wedges or high heels to me, soalnya kalau saya memang sukanya berjalan kaki jauh, jadi buat menghindari kejadian yang ngga diinginkan lebih baik jangan. Ini juga yang penting, bawa kantong plastik buat memisahkan pakaian kotor, enaknya kalau traveling cuman di Indonesia aja adalah dimudahkannya dengan fasilitas laundry kiloan yang murah, tapi ngga ada salahnya nyari juga yang serupa diluar, biasanya pake koin tuh jasa laundrynya kalau mau mencuci baju. Kalau masalah pakaian, jangan dilipat, digulung aja biar ngga kusut, I think every single traveler know about this. Jangan lupa juga, cari tahu kondisi cuaca daerah tujuan, bertujuan buat membawa pakaian musiman, jangan sampai saltum. Untuk benda cair yang dibawa, peraturan penerbangan di luar negeri memang ketat, jadi usahakan bawa benda cair jangan melebihi 100ml per masing-masing botol, kalau mau aman ya taruh aja di bagasi. Dan hindari menukar uang di bandara, karena kursnya rendah. Saatnya terbang, relax and fasten your seatbelt. Peregangan dikit-dikit juga boleh, karena perjalanan jauh cuy, usahakan tidur supaya pas mendarat kondisi badan fit lagi.

Yuhuu… we are arrive now. Hal pertama begitu nyampe di negeri orang adalah plonga-plongo, *saya juga gitu* Nah tips dari bukunya lagi, setelah turun dari pesawat, kecuali dijemput jangan naik taxi bandara, mahal sob. Mending nyari angkutan umum, semisal kereta/bus/subway, pasti sekitar-sekitar situ ada. Hindari daerah rawan. Jaga paspor, tiket, dan dompet dengan baik. Rajin2 googling daerah yang dikunjungi atau kalau punya teman di daerah tujuan, rajin-rajin bertanya deh. Jangan lupa juga selalu bawa paspor dan jaga baik paspor tiap keluar penginapan. Next masalah penginapan, jauh-jauh hari sebelum berangkat harus rajin-rajin juga nih googling mana-mana aja penginapan yang murah. Banyak pilihan kok, tapi konsekuensinya juga banyak, biasanya share room sih. Intinya tetap ramah dengan roommate. Kalau udah ketemu penginapannya dari daerah asal. Keep contact to them, cari tau cara mencapainya dari bandara, catat nomor teleponnya juga. Punya saudara atau teman di luar, jangan sungkan-sungkan memanfaatkannya buat nginap. Tapi harus tahu diri juga, hehehe ya untuk beberapa hari ngga apalah… Cari penginapannya jangan jauh-jauh dari pusat keramaian atau attraction, ini biar memudahkan kita untuk jalan kaki aja untuk pergi kemana-mana. Sesuaikan juga penginapan dengan anggaran, be rock-n-roll but stay wide-awake. Apalagi seorang muslimah. Banyak-banyak berdzikir. Hindari penginapan yang jauh dari keramaian atau tempat yang terlalu bising juga untuk yang biasa tidur dengan tenang. Jangan lupa cek kunci kamar.

GET LOST!!! Oh no! Ada beberapa tips supaya ngga nyasar, pertama selalu kantongi alamat hotel, pelajari rute bus atau angkutan umum lainnya yang biasa lalu-lalang depan penginapan. Ingat-ingat tempat di sekitar penginapan yang bisa dijadikan ciri, capture pake handphone *jika handphonennya punya fasilitas camera* Aktifkan GPS juga, bawa ongkos lebih buat berjaga-jaga semisal pulang terlalu larut dan harus pake taxi, tapi ada baiknya untuk menghindari pulang terlalu malam untuk faktor keselamatan kita juga. JANGAN RAGU BERTANYA, that’s important things you must do, jangan malu. Jangan ragu juga buat berteriak “HELP” kalau mendapati situasi darurat yang mengancam keselamatan kita. Bawa kompas juga nih buat tau arah kiblat, atau kalau handphonenya canggih download aja beberapa aplikasi penunjang. Jaga diri dan barang bawaan yang berharga kita baik-baik. Bawa dompet kamuflase jika terjadi hal-hal yang diinginkan, karena di negara tertentu tingkat kriminalitasnya tinggi dan cara mereka juga bermacam-macam, kebanyakan ada yang langsung mengambil dompet kita secara paksa.

Oke, I think that’s all from me, sebelum berangkat pelajari baik-baik daerah tujuan dari geografis, ekonomi, politik, isu yang lagi terjadi, dll. Selamat bersenang-senang, jangan lupa sholat, jangan tegang di negeri orang, langkahkan kakimu dengan percaya diri. ENJOY YOUR TRIP. 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s